Teman teman pasti pernah ngeluh, ngejelek-jelekin Dosen, Boss, atau Perusahaan, terus update status negative di Faceboook. Pernah?
Kalo pernah, setelah baca artikel ini tolong hentikan kebiasan itu, dan sekarang kalo mau jelek jelekkin, gausah pake di sosmed, langsung aja datengin orangnya, ludahin mukanya. Itu baru gentle, kamu gak bakalan diapa-apain kok, paling juga digeplak… pake tabung hidrant. Hwakakakaka…
Anyway…
Separah-parahnya tempat kerja memperlakukan kamu, mereka kan tetap membayar dan membiayai hidup kamu. Mudah bagi perusahaan, civitas atau tempat kerja lain untuk mengganti pegawai-pegawai yang gak ber-attitude baik. Inget loh, negara ini masih banyak orang yang merindukan posisi kerja seperti yang kamu tempati sekarang, dan masih banyak orang lain yang dapet kerja susah. Bersyukurlah.
Berbicara mengenai update status negative di Faceboook, daripada merusak mental dan citra diri kamu sendiri, lebih baik kamu berhenti. Hal itu adalah pilihan yang lebih bijak, agar gak ada yang dirugikan oleh sikap kamu, dan kamu juga nggak berat hati ketika bekerja.
Atau kamu gak mau keluar karena risiko dapet kerja susah? Nama baik rusak atau Sertifikat Pengabdian gak keluar misalnya. Maka, kooperatif-lah. Keluhkan masalah kamu langsung ke pihak yang berwenang ditempat kerjamu sampai masalah terselesaikan.
Kenapa sikap kamu itu bisa merugikan? Gini, kamu ngeluhin tempat kerjamu di sosmed, atau temanmu yang ngerasa dirugikan update tentang kamu di sosmed. Terus dibaca sama follower dan friends di sosmed, mereka bersimpati atas masalah kamu, otomatis temen kamu memberi citra buruk sama tempat kerjamu. Padahal belum tentu masalah ada di tempat kerjamu itu, melainkan masalah yang kamu hadapi sifatnya masih subjektif.
Ya gak? Nggaaaaak…!!!
“Ri, kamu dipanggil menghadap Boss”
“Oke."
“Hallo, Pak. Ada yang mau saya bicarakan dengan kamu.”
“Oke Pak. Ada hal apa ya, Pak?”
“Saya perhatikan kamu sering update status tentang Perusahaan kita. Ada masalah?”
“I..i.. itu.. itu, sosmed saya dibajak, Pak?!”, panik.
“Oooh.”
“Cie Bapak kepoin saya, cie cie…”
“KELUAR DARI SINI!!!!”
Cyaaaattt…. Kelar dah hidup gua.
(Km: Ari S. Image: Source)
“Ri, kamu dipanggil menghadap Boss”
“Oke."
“Hallo, Pak. Ada yang mau saya bicarakan dengan kamu.”
“Oke Pak. Ada hal apa ya, Pak?”
“Saya perhatikan kamu sering update status tentang Perusahaan kita. Ada masalah?”
“I..i.. itu.. itu, sosmed saya dibajak, Pak?!”, panik.
“Oooh.”
“Cie Bapak kepoin saya, cie cie…”
“KELUAR DARI SINI!!!!”
Cyaaaattt…. Kelar dah hidup gua.
(Km: Ari S. Image: Source)


comment 0 komentar
more_vert